Rabu, 07 Januari 2026

Dr. Abdul Muis Perkuat Publikasi Pencak Silat Nasional

Di tengah gemuruh persiapan menjelang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Piala Pangdam III/Siliwangi, dua sosok penting dari dunia media dan digital turut mengambil peran strategis demi suksesnya event ini Dr. H. Abdul Muis, S.SM, M.M, M.E.P, CSM, CDM, MA, CEO PT. Radar Grup Indonesia, dan Muhamad Firdaus, Founder Omes Digital, bergandengan dalam narasi besar memperkuat kekuatan media dan digital untuk olahraga tradisional Indonesia. 



Kejuaraan Pencak Silat Piala Pangdam III/Siliwangi bukan sekadar kompetisi olahraga; ini adalah platform prestasi, budaya, dan karakter bangsa. Dijadwalkan berlangsung 12 hingga 15 Februari 2026 di GOR Laga Tangkas, Pakansari — Bogor, ajang ini menghadirkan kategori Pemasalan dan Prestasi, lengkap dengan lomba tanding dan seni (tunggal, ganda, regu) yang mencerminkan ragam teknik serta estetika pencak silat asli Indonesia. 


Peserta dari pelajar, pesantren, mahasiswa, hingga umum akan berlaga dalam suasana penuh sportivitas dan kegembiraan. Selain memperebutkan piala juara umum, Piala Bergilir, dan penghargaan pelatih terbaik, kompetisi ini juga menyediakan peluang unik bagi pesilat terbaik untuk mengikuti pelatihan lanjutan di luar negeri — sebuah fasilitas yang makin memperkuat daya tarik acara. 


Sebagai CEO PT. Radar Grup Indonesia, Dr. H. Abdul Muis membawa kekuatan media sebagai pilar penting dalam mensosialisasikan kejuaraan ini ke publik luas. Latar belakangnya yang mendalam dalam komunikasi dan media strategik menjadikannya tokoh yang mampu menyatukan suara kebanggaan nasional lewat pemberitaan yang inspiratif dan merangkul seluruh ekosistem pencak silat — dari atlet, pelatih, hingga penikmat seni beladiri.


Dengan posisi sentralnya, Dr. Muis menjadi inspirator bagaimana media massa modern mesti menyinergikan narasi budaya, prestasi olahraga, serta semangat kebangsaan. Keputusannya untuk memperkuat coverage dan engagement terhadap kejuaraan ini menunjukkan visi besar bahwa olahraga seperti pencak silat bukan hanya ajang kompetisi, tetapi kekayaan budaya yang harus terus diperkenalkan dan dilestarikan.


Di sisi lain, Muhamad Firdaus, sebagai Founder Omes Digital, berperan sebagai staf dan tangan kanan Dr. Abdul Muis dalam aspek digital event. Perannya sangat penting dalam mengoptimalkan strategi digitalisasi acara, dari kampanye online hingga keterlibatan komunitas melalui platform digital.


Walaupun belum banyak profil publik tentang Muhamad Firdaus yang tersedia secara terbuka, peran pentingnya sebagai digital strategist terlihat dari pendekatan kreatif yang dibawanya untuk memperluas eksposur event melalui saluran digital, menjangkau audiens yang lebih muda dan lebih luas — suatu langkah krusial di era modern.


Kolaborasi antara media tradisional dan digital ini menggarisbawahi bahwa masa depan olahraga tradisional Indonesia seperti pencak silat akan semakin kuat jika didukung oleh strategi komunikasi yang cerdas dan inovatif. Sosok seperti Dr. Muis dan dukungan profesional seperti yang dilakukan oleh Muhamad Firdaus, menggambarkan bahwa kepimpinan media modern dan optimalisasi digital bisa membawa dampak signifikan pada cara masyarakat mengenal dan mencintai olahraga kebanggaan bangsa ini.


Dengan semangat kebersamaan, akurasi informasi, dan visi yang menjulang, Piala Pangdam III/Siliwangi 2026 diharapkan menjadi bukti bahwa olahraga tradisional Indonesia siap bersaing di panggung nasional — bahkan internasional — sambil tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan sportivitas yang melekat dalam setiap jurus dan pertandingan pesilat.

Sebuah model manusia yang ditakdirkan tinggal di Asia Tenggara yang bermimpi dan berdoa bisa bikin konten room tour di surga

Banner Wartasejagat